Lompat ke konten
Home » Realist Evaluation

Realist Evaluation

Tokoh

Realist evaluation dikembangkan oleh Professor Ray Pawson dan Nick Tilley di Inggris. Buku berjudul ‘Realistic Evaluation’ yang dipublikasikan pada tahun 1997 merupakan buku bacaan wajib yang memuat konsep dan prinsip dasar melakukan realist evaluation.

Penggunaan dan Kelebihan

Realist evaluation digunakan untuk mengevaluasi suatu program atau intervensi dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Kekhasan yang dimiliki oleh realist evaluation adalah penggunaan heuristic tools berupa context-mechanism-outcome (CMO). CMO ini dapat menjelaskan secara komprehensif bagaimana suatu program itu bisa berhasil atau gagal, faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kegagalan dan keberhasilan program tersebut serta outcome yang dihasilkan.

Mengevaluasi suatu program yang kompleks seperti program yang melibatkan perubahan perilaku dan sistem serta dilakukan pada beberapa tempat atau berbeda target populasi adalah tidak mudah. CMO pada realist evaluation tidak hanya memfasilitasi penjelasan hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan suatu program secara statistik melainkan seperti apa dan bagaimana interaksi faktor-faktor tersebut dalam menghasilkan outcome. Sehingga peneliti dapat mengetahui contohnya faktor-faktor apa (context) yang menyebabkan program A berhasil menurunkan angka kematian Ibu (outcome) di desa X serta bagaimana prosesnya (mechanism) tetapi program yang sama gagal menurunkan angka kematian Ibu di desa Y. Pengetahuan secara komprehensif ini berguna untuk peneliti dan pihak-pihak terkait untuk mengatasi kegagalan program di desa Y serta membuat pemetaan strategi implementasi program.

Context-Mechanism-Outcome (CMO)

Context. Pada realist evaluation (RE), context didefinisikan sebagai elemen pada suatu program yang dapat mempengaruhi outcome dari program tersebut. Context pada RE tidak selalu berhubungan dengan lokasi, geografi atau tempat. Context pada RE dapat berupa kebijakan, aturan sosial, norma dan nilai-nilai di masyarakat. 

Mechanism. Sumber-sumber daya yang ditawarkan oleh suatu program dan bagaimana pihak-pihak terkait berespon terhadap sumber daya tersebut.

Outcome. Hasil yang diharapkan (tidak diharapkan) sebagai akibat dari interaksi context dan mechanism.

Referensi

Pawson, R & Tilley, n. 1997. Realistic Evaluation. London: SAGE Publication Ltd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.